YOGYAKARTA – Perjalanan menuju kesuksesan seringkali dibangun di atas fondasi ketekunan yang panjang. Hal inilah yang dibuktikan oleh Dzul Sakran Mohamad Nusi, alumni Bina Insani asal Gorontalo yang baru saja memulai babak baru kariernya di Negeri Sakura melalui program Tokutei Ginou (SSW) bidang Perhotelan.
Dzul mengawali langkahnya dengan merantau dari Gorontalo untuk mengikuti Kelas Intensif di Bina Insani. Selama proses belajar tersebut, ia tidak hanya menunjukkan kemampuan linguistik yang mumpuni, tetapi juga etos kerja yang luar biasa. Ketekunannya membawa Dzul dipercaya menjadi Asisten Instruktur selama kurang lebih 1,5 tahun.
Pengalaman mengabdi sebagai asisten instruktur ini menjadi kunci utama dalam mengasah kedisiplinan, mentalitas kerja, serta kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk bekerja di industri pelayanan Jepang.
Berbekal pengalaman dan kompetensi yang matang, Dzul berhasil mengamankan peluang kerja di Prefektur Gunma. Ia resmi bergabung dalam program Tokutei Ginou untuk sektor perhotelan, sebuah bidang yang menuntut standar pelayanan tinggi (Omotenashi).
Langkah besar Dzul dimulai pada 3 April 2026, saat ia resmi terbang menuju Jepang. Keberangkatannya menjadi simbol keberhasilan bagi putra daerah yang berani bermimpi besar dan bersedia menjalani proses panjang demi masa depan yang gemilang.
Pengalaman selama 1,5 tahun sebagai asisten instruktur bukan hanya tentang mengajar, tetapi tentang mematangkan karakter untuk menghadapi tantangan global di Jepang.
Selamat bertugas di Gunma, Dzul Sakran! Semoga dedikasi dan semangatmu senantiasa menginspirasi rekan-rekan di Bina Insani dan putra daerah lainnya.