Setelah melakukan sesi diskusi bersama beberapa mitra Bina Insani, perusahaan AO Jepang bersama Bina Insani dan TSK Joyous Mediation melanjutkan rangkaian agenda kunjungan pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan mengunjungi Candi Borobudur.
Kunjungan ini menjadi pengalaman istimewa bagi perusahaan AO Jepang karena Candi Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia sekaligus candi Buddha terbesar di dunia. Selain memiliki nilai sejarah yang sangat kuat, Candi Borobudur juga dikenal dengan struktur konstruksinya yang unik, detail, dan penuh makna filosofi.
Kunjungan delegasi perusahaan AO Jepang ke Indonesia bukan sekadar agenda diskusi kelembagaan formal di balik meja. Melalui kolaborasi erat dengan Bina Insani dan TSK Joyous Mediation, rangkaian kegiatan ini dirancang secara holistik, mencakup tinjauan lapangan yang teknis hingga pendekatan budaya yang humanis di wilayah Kabupaten Magelang.
Bina Insani Yogyakarta menerima kunjungan Accepting Organization (AO) dari Jepang, Mr. Shoya Yamada (Director) dan Ms. Miki Abo, yang didampingi oleh Anggita Yunia Putri – Staff TSK Joyous Mediation, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun pemahaman bersama antara lembaga pelatihan di Indonesia dengan kebutuhan nyata dunia kerja di Jepang.
YOGYAKARTA – Sabtu, 7 Februari 2026, menjadi tonggak sejarah bagi 35 alumni Bina Insani Yogyakarta. Mereka mengikuti simulasi wawancara kerja (Mensetsu) intensif bersama delegasi Accepting Organization (AO) dari Jepang sebagai persiapan akhir menuju karier di bidang pertanian.
YOGYAKARTA – Dalam upaya memperluas cakrawala karier lulusan muda di sektor agrikultur, Bina Insani sukses menyelenggarakan rangkaian sosialisasi program Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou. Kegiatan ini menyasar sejumlah institusi pendidikan kejuruan dan tinggi berbasis pertanian di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Kegiatan ini menjadi sangat istimewa karena menghadirkan langsung perwakilan dari Accepting Organization (AO) asal Jepang, yaitu Mr. Shoya Yamada (Director) dan Ms. Miki Abo. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan gambaran transparan mengenai skema penempatan dan kebutuhan tenaga kerja sektor pertanian di Jepang.
Bekerja di Jepang bukan hanya soal keberanian, tapi juga soal kesiapan mental, bahasa, dan fisik yang matang. Di Bina InsaniMTC, persiapan ini dilakukan secara intensif dan menyeluruh. Setiap siswa dididik untuk memenuhi standar tinggi perusahaan-perusahaan di Negeri Sakura melalui program yang terukur.
Berikut adalah potret kegiatan harian siswa dalam mempersiapkan masa depan mereka:
Magelang — Kesempatan emas untuk mewujudkan impian kerja ke Jepang kembali dibuka oleh Bina Insani MTC melalui pembukaan Kelas Reguler Bahasa Jepang Angkatan 35 Program Tokutei Ginou (TG). Program ini menjadi solusi tepat bagi generasi muda Indonesia yang ingin mempersiapkan diri secara matang melalui kursus bahasa Jepang berkualitas serta pelatihan kerja internasional.